Biarkan kerikil itu
tetap didadaku
Biarkan kerikil itu
mengusam dan berdebu
Seiring berjalannya waktu
Biarkan dengan kerikil itu
aku hapus
Sebuah nama yang tlah lekat,
pekat,
dihatiku...
Namamu.
Minggu, 20 Januari 2013
Biarkan Kerikil..
Posted by Kharissa Widya Kresna at 16.47
Labels: Puisi - Curahan hati
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 comments:
Posting Komentar