Minggu, 20 Januari 2013

Andai Semua Orang (Mau) Berpamitan


Malam ini, semuanya tengah terlelap dalam mimpinya masing-masing, dan aku masih terjaga.
beberapa teman membuka tab percakapan, tapi hingga pada detik ini semuanya berpamitan memenuhi hak tubuhnya.
Walaupun pada akhirnya semuanya menjadi hening dan membawa dingin merasuk lebih dalam ke setiap ceruk lamunanku,
aku bersyukur kalau mereka sempat mengatakan padaku kalau tak bisa menemaniku.
Sehingga aku lebih siap untuk tenggelam dalam kesunyian seperti ini, sendiri.
Ah, andai saja semua orang mau berpamitan,
mungkin rasa sepi yang datang tiba-tiba bisa sedikit tertawarkan.

Hanya saja rasa kecewa sejenak menyergap, ketika seseorang yang kusapa mematikan obrolan secara tiba-tiba.
bahkan tanpa jawaban sebelumnya.
Seolah kata 'hai' yang kutulis hanya menghabiskan setiap detik berharga yang mereka punya.
Secercah harap bahwa bisa meretas rindu lama tak berjumpa seketika dipupus begitu saja.
membuat endapan yang mengganjal untuk dilupakan keberadaannya.
Ah, andai saja semua orang mau berpamitan,
mungkin kesepian yang menjajari detak malam ini sedikit tertiriskan.

Andai, setiap orang mau berpamitan,
mungkin tak terhitung berapa kesakitan orang lain yang dapat terhindarkan.
Namun mungkin semua orang tak menyadari,
seberapa penting mengucapkan salam sebelum mereka pergi.
Begitu mudahnya mereka memulai percakapan kemudian mengakhirinya.
padahal mungkin deretan balasan telah dinanti oleh lawan bicara.
padahal mungkin deretan balasan adalah sesuatu yang berharga untuk lawan bicara.
mungkin kemunculannya secara tiba-tiba adalah suatu hal yang menyenangkan,
seolah rindu yang tertahan dapat segera terlampiaskan.
Tetapi tidak lagi jika kau pergi tanpa memberi salam perpisahan.

Seperti malam ini.
Lambaian perpisahanku tak sempat lagi menjadi sesuatu yang berarti,
karena kau tak sedetikpun mencoba peduli.
Apa kau menyadarinya?
Tidak. Aku tau persis apa yang kau rasa.
Tak kan mungkin kau merasakan hampa,
jika memang belum mengalaminya.
Hampa yang sama seperti yang kurasa.
Ah, andai saja semua orang mau berpamitan,
mungkin segala hiruk-pikuk yang sekejap berganti tanpa suara bukan menjadi sesuatu yang menyiksa.

Ah, andai semua orang mau berpamitan,
mungkin rasa sakit akan kedatangan dan kepergian yang mendadak bukanlah hal yang melukai jiwa.

Andai saja..
Andai saja semua orang mau berpamitan,
kesedihan akan perpisahan mungkin sedikit teratasi, walau tak mungkin dihindari..


0 comments:

 

Blog Template by YummyLolly.com - RSS icons by ComingUpForAir