Sabtu, 04 Agustus 2012

Sebuah Percakapan


Pagi ini, matahari merekah setelah dua hari yang lalu tersamar mendung.
Ilalang menghirup dalam-dalam aroma pagi, dan sejenak berlayar dibalik pekatnya memori.
Tanpa dia sadari, sang rumput memandangnya kejauhan jarak dan keterikatan yang telah dengan sengaja diurai dalam kesendirian yang menyiksa.

Sang rumput menghela nafas. bagaimana bisa sesuatu dikagumi sebegitu dahsyatnya tanpa menyadari?
Burung yang melihat itu menyapa dalam keramahan dan kelembutan tutur,

Kau rumput, tidakkah kau lelah mengharapkannya?
Aku? tidak.

kenapa?
Karena aku tidak mengharapkannya. Aku mencintainya.

Tidakkah kau ingin dia mengetahuinya?
Tidak. tak ada yang perlu diketahuinya. Rasa ini terang adanya.

Tapi dia tidak tau kau mencintainya.
Lalu kenapa?

Tidakkah cintamu itu berubah sakit yang menggerogoti hatimu?
Iya. dan akan selalu begitu. Rasa tak suka ketika ia dicumbu angin tanpa aku.
Amarah, Sakit hati, dan ke-iri-an..
Selalu terasa belum terlampiaskan.
Seakan meminum air asin saat haus..

Lalu kenapa tak kau ungkapkan?
Karena akan lebih baik jika begitu.

Burung menatap tak mengerti.
Sang rumput tersenyum, lalu berkata lagi.

Burung, aku tak mencintainya dalam diam. karena ada yang tau.
Kau tau, aku tau, Pencipta-pun tau. Dan dia... sebenarnya juga tau.
hanya belum mengerti kebenaran rasa ini.
Maka biarkanlah.
Karena seandainya aku mengatakannya-pun aku tak akan mungkin bisa merengkuhnya  untukku.
Karena seandainya aku katakan padanya-pun aku tak bisa melakukan apa-apa.
Aku hanya akan menjadi racun dari sesuatu yang telah ia jalani.
dalam sesuatu yang jauh lebih suci yang dia jalani.

Posisiku tidak benar jika harus mengharapkannya.
Aku hanya tau jika aku mengatakannya terus adalah bukanlah hal yang pantas.
maka biarkan saja aku merasakannya sendiri.
Hingga apapun padanya dan padaku akan tetap terjaga sebagaimana mestinya.

aku berkata padanya dalam keremangan padang ketika surya belum terbangun.

jika bukan karena Tuhan kita, tinggalkanlah cinta.

Dan dia, meninggalkannya.

0 comments:

 

Blog Template by YummyLolly.com - RSS icons by ComingUpForAir