Mencumbu waktu
mengiris beku
Mencinta semu
Bagai memberi makan benalu
Mencumbu ruang
Menepis bayang
Mencintai serupa menambang
Mengambil secuil membuang sembarang
Seperti udara yang tersedia tanpa ada habisnya
Seperti air yang tak ada hentinya mengalir
Walau keruh, tetap dirasa jua
Adakah tersisa?
menggiring memori
membangkitkan getar silih berganti
Tatkala debur gelora menyapa denyut nadi
Seiring kita bertaut tuk pertama kali
Meniadakan benci
Meretas cita di pelupuk matahari
Namun kini,
Mencumbu haru
menyerbu pilu
Dan jika kasih menetas tanpa jemu
Kusapa kembali ketika kita bertemu
dipelupuk matamu.
Sabtu, 04 Agustus 2012
Dipelupuk Matamu
Posted by Kharissa Widya Kresna at 09.00
Labels: Puisi - Curahan hati
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 comments:
Posting Komentar