Minggu, 21 April 2013

Aku tidak (ingin) Bisa Hidup Tanpamu


.Because these days aren’t easy Like they have been once before These days aren’t easy anymore..

Mungkin, ketika seseorang berkata 'aku tidak bisa hidup tanpamu.' kita tidak bisa langsung percaya. Itu bukan berarti dia benar-benar akan mati tanpamu. Tapi bukan berarti juga dia mencoba berbohong.
Mereka mungkin hanya akan kehilangan sepenggal bagian dari hidup mereka.
Dan itu membuat hidup mereka tak akan selengkap sebelumnya.

Manusia diciptakan untuk tidak bisa hidup tanpa orang lain,
namun bukan berarti hidup matinya bergantung pada kehadiran seseorang. Tidak.
Sepahit dan sebesar apapun kita kehilangan seseorang dalam hidup kita, kita masih harus tetap hidup untuk menghargai kehadirannya yang pernah menjadi sesuatu yang kita sentuh keberadaannya.

Salah satu dari kita pasti pernah kehilangan. Ataupun setidaknya akan kehilangan.
Kalau aku, sebagaimana kau tahu, aku tidak bisa hidup tanpamu setelah kamu memutuskan untuk tidak lagi bertahan disampingku.

Tapi aku masih hidup.
Hanya saja setelah itu terasa ada yang berbeda, dan perbedaan itu semakin mendesak dari hari ke hari.
Aku masih bisa melakukan semuanya tanpamu.
Aku masih bisa tertawa, aku masih bisa menangis,
aku masih bisa berlari atau diam tak bergerak. semuanya aku bisa.
Hanya saja sebagian diriku mengingkanmu mengutuhkan kembali yang kulakukan selama ini.
Aku ingin kau disana ketika aku tertawa. Aku ingin menjumpaimu ketika aku meneteskan air mata. Aku ingin membawamu ketika aku bergerak. Dan aku ingin berdiam disampingmu ketika lelah.
Aku ingin semuanya kulakukan bersamamu.

Setidaknya ketika kamu disini, aku tenang.
Aku merasa ada sumber energi yang tak-kan habis untuk berjalan bertahun-tahun.
Aku merasa ada kasur empuk yang akan menopangku ketika aku terjatuh.
Aku merasa ada akar kokoh yang aku bisa bersembunyi dibawahnya ketika ketakutan.
Aku merasa ada kanopi dedaunan rindang yang melindungiku dari sengatan matahari.
Aku merasa ada tempat yang kutuju ketika aku tidak tahu dengan pasti arah jalan.
Aku merasa ada senyum yang kujadikan alasan kenapa aku melakukan sesuatu.

Sekarang siapa yang akan melakukannya?

Hari-hari setelah namamu terabadikan dalam patok kayu terasa lebih lama dari biasanya.
Tak ada lagi yang kusapa ketika aku membuka telepon selular, merasakan senyummu mengembang diantara sela-sela ceritaku hari ini.

Why do you do this to me? Why do you do this so easily?
You make it hard to smile because You make it hard to breathe.. Why do you do this to me?

10032013

0 comments:

 

Blog Template by YummyLolly.com - RSS icons by ComingUpForAir