Malam tadi, kamu dan sahabatmu bertengkar. kamu membuat keputusan untuk tak mau berbicara padanya.
Keesokan harinya dia tersenyum padamu tapi kamu mengatupkan bibir untuknya,
Dia menceritakan perkara yang baik tentangmu krpada teman^nya.
sebaliknya, kamu menyebarkan kabar angin mengenainya.
Dia mencoba mendekatimu dan menegurmu. Tapi kamu tak peduli dan mendorongnya menjauh.
Kamu merasa ia sahabat yang paling buruk.
Diapun menulis catatan tentangmu dan menuliskan saat^ indah bersamamu.
Sebaliknya, kmu menulis saat^ buruk bersamanya.
Jauh disudut hatimu kau menyayanginya. tapi hatimu sudah dipenuhi oleh kebencian.
Keesokkan harinya kamu mendapat catatan darinya...
".... Dear,
aku mencoba memberitaumu semalam,
tapi kamu gg memberiku peluang untuk bicara.
aku mencoba memberitahumu kabar gembira tapi kau takut tuk mendengarnya.
aku coba tuk tersenyum padamu tapi kau sambut senyumku penuh kebencian.
Sekarang keadaanku terlalu payah dan semakin lemah..
Aku minta maaf karena tak bisa menemuimu hari ini.
Aku tulis surat ini dari rumah sakit. aku udah gg punya waktu.
aku minta maaf karna baru memberitahumu sekarang.
Aku juga minta maaf untuk perselisihan dan kesilafan antara kita.
Kamu sahabat yang baik.
Aku janji akan terus memperhatikan kamu.
Salam kasih sayang..."
Kamupun berlari ke rumah sakit untuk meminta maaf padanya.
tapi hanya ibunya yang ada disitu.
Ibuna menutup mukanya dengan kedua belah tangannya,
dan diapun menangis...
Beliau berlutut dan berdoa supaya ALLAH mengembalikkan anaknya...
***
PERSAHABATAN.
ada kala baik dan buruk. dan kadangkala kamu perlu meminta maaf sebelum orang lain melakukannya dulu..
Sebab siapapun tak tau apa yang terjadi besok..
Kamis, 11 November 2010
^ SAHABAT ^
Posted by Kharissa Widya Kresna at 03.48
Labels: Artikel, Belajar Hidup, Kepedulian - Kemanusiaan, Tulisan Bebas
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 comments:
Posting Komentar