Kamis, 11 November 2010

Sepucuk Surat.. (part 3)

Nah ya..
1 lagi keadaan yang "salah" mnrutku.
Suatu dampak kputusan bodohku, seperti yang kubilang di suratku sebelumnya.
Mungkin memang aku yg bodoh.
Aku yg bharap trlalu tinggi.
Atau aku yg gg bisa mngerti ?!

"Keadaan yg salah" kubilang,
kenapa?
Krna semuanya jauh berbeda.
Dasar bodoh !!
Dari awal kan aku sudah tak ingin mrasakan jatuh ati ?!
Aku takut mrubah keadaan awal yg sudah amat dekat n tbuka.

1 tahun aku hidup dalam bayang semu.
Sok tegar, Sok tak terpengaruh.
Tapi sbenarnya hatiku munafik !!
Nyatanya Aku rapuh !!

1 tahun pula aku mnutup hati.
Sok gg btuh cinta, sok ceria.
Tapi lagi-lagi, hatiku munafik !!
Sebenarnya Aku Lemah !!

Keadaan yg Memuakkan kan?

Lalu aku tak tau bgaimana ia masuk dKhdupanku.
Aku tau hatiku mrasakan ssuatu.
Tp tnyata mulutku terdesak untuk berkata, "Aku takut Sayang sama kamu".

Lalu keadaan mjawab, aku dan ia selangkah lebih maju, bersama.
Tapi aku tak tau awalnya.
Mungkin dsinilah ksalahanku...

Aku mulai mpercayakan hatiku.
Aku mulai mjaganya untukku.

Walaupun sbenarnya aku & ia tau, aku tak seperti yg diinginkannya.
inilah ketakutanku.
Mungkinkah ia mjalani smuanya krna tak mau mngcewakanku ?
Mungkinkah ia mlalui waktu bsamaku krna takut melukaiku ?

Aku tak pernah mau mmaksanya..
Aku tak pernah mau mnyiksanya..
Tapi jika memang begitu keadaannya,
Lalu apa yg harus kulakukan sekarang ?
Wajarkah jika hatiku meragu ?

0 comments:

 

Blog Template by YummyLolly.com - RSS icons by ComingUpForAir