Well,,
Terimakasih buat 1 tahun yg brarti buat aku.
Aku tau, kisah kita terlalu jauh untuk dikatakan "indah".
Terlalu banyak airmata malah...
(tentu saja itu airmataku)
tapi aku besyukur sudah mengenalmu.
Sebelumnya,
aku nggak kenal apa itu "Kebahagiaan", ato apa itu "Sakit Hati"
(tentu aja aku bicara diluar konteks keluarga).
Sampai akhirnya aku tau 2 rasa itu dari kamu.
Bahagia,,
krn tiap aku terluka kau slalu ada,, memaksaku utk menangis didepanmu,, tapi kamu juga yg menenangkan dan menghapus airmataku...
Sakit hati,,
saat aku menyadari ketika aku melangkah arungi gelapnya hidupku,,, kau tak ada disampingku tuk temani aku.
Terimakasih sudah mengenalkan aku pada 2 rasa yang tak bisa kulupakan itu.
Jujur, selama ini aku menjauh karena ingin kamu ikuti.
Menghilang ingin kamu cari,
menjatuhkan diri karena ingin kamu tangkap,
dan menutup hati karena ingin kamu yang membukanya.
Kita tau, 1 tahun bukan waktu yang singkat untuk dilupakan,
apalagi kita mengawali kisah kita dengan indah, seindah kenangan yang menyertainya.
So, terimakasih karena kamu sudah berkomitmen mengakhiri ini dengan indah pula.
Mungkin sekarang saatnya aku berdiri dan mengucapkan "Selamat Jalan" atau mungkin "Sampai Jumpa Lagi".
Karena aku tak pernah mau mngucapkan "Selamat tinggal" padamu..
Terimakasih..
Terimakasih untuk hidup yang indah,
Terimakasih untuk kenangan yang brarti,
Terimakasih untuk akhir yang tak tlupakan.
Terimakasih untuk semuanya..
Aku tau kamu bisa,
dan aku-pun pasti bisa.
:)
Kamis, 11 November 2010
Sepucuk Surat... (part 1)
Posted by Kharissa Widya Kresna at 03.51
Labels: Belajar Hidup, Coretan Kosong, Tulisan Bebas
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 comments:
Posting Komentar