Nggak bisa berkata apa-apa..
Sakit rasanya ketika menyadari cinta kita diujung jalan.
Ya Rabb,, teguhkan kami menjalani uji-Mu, kuatkan kami meniadakan benci dan menyatukan kekurangan kami..
Sabtu, 13 November 2010
The Saddest Thing Today... (131110)
Posted by Kharissa Widya Kresna at 17.25 0 comments
Labels: Coretan Kosong
Kamis, 11 November 2010
Sepucuk Surat... (part 1)
Well,,
Terimakasih buat 1 tahun yg brarti buat aku.
Aku tau, kisah kita terlalu jauh untuk dikatakan "indah".
Terlalu banyak airmata malah...
(tentu saja itu airmataku)
tapi aku besyukur sudah mengenalmu.
Sebelumnya,
aku nggak kenal apa itu "Kebahagiaan", ato apa itu "Sakit Hati"
(tentu aja aku bicara diluar konteks keluarga).
Sampai akhirnya aku tau 2 rasa itu dari kamu.
Bahagia,,
krn tiap aku terluka kau slalu ada,, memaksaku utk menangis didepanmu,, tapi kamu juga yg menenangkan dan menghapus airmataku...
Sakit hati,,
saat aku menyadari ketika aku melangkah arungi gelapnya hidupku,,, kau tak ada disampingku tuk temani aku.
Terimakasih sudah mengenalkan aku pada 2 rasa yang tak bisa kulupakan itu.
Jujur, selama ini aku menjauh karena ingin kamu ikuti.
Menghilang ingin kamu cari,
menjatuhkan diri karena ingin kamu tangkap,
dan menutup hati karena ingin kamu yang membukanya.
Kita tau, 1 tahun bukan waktu yang singkat untuk dilupakan,
apalagi kita mengawali kisah kita dengan indah, seindah kenangan yang menyertainya.
So, terimakasih karena kamu sudah berkomitmen mengakhiri ini dengan indah pula.
Mungkin sekarang saatnya aku berdiri dan mengucapkan "Selamat Jalan" atau mungkin "Sampai Jumpa Lagi".
Karena aku tak pernah mau mngucapkan "Selamat tinggal" padamu..
Terimakasih..
Terimakasih untuk hidup yang indah,
Terimakasih untuk kenangan yang brarti,
Terimakasih untuk akhir yang tak tlupakan.
Terimakasih untuk semuanya..
Aku tau kamu bisa,
dan aku-pun pasti bisa.
:)
Posted by Kharissa Widya Kresna at 03.51 0 comments
Labels: Belajar Hidup, Coretan Kosong, Tulisan Bebas
^ SAHABAT ^
Malam tadi, kamu dan sahabatmu bertengkar. kamu membuat keputusan untuk tak mau berbicara padanya.
Keesokan harinya dia tersenyum padamu tapi kamu mengatupkan bibir untuknya,
Dia menceritakan perkara yang baik tentangmu krpada teman^nya.
sebaliknya, kamu menyebarkan kabar angin mengenainya.
Dia mencoba mendekatimu dan menegurmu. Tapi kamu tak peduli dan mendorongnya menjauh.
Kamu merasa ia sahabat yang paling buruk.
Diapun menulis catatan tentangmu dan menuliskan saat^ indah bersamamu.
Sebaliknya, kmu menulis saat^ buruk bersamanya.
Jauh disudut hatimu kau menyayanginya. tapi hatimu sudah dipenuhi oleh kebencian.
Keesokkan harinya kamu mendapat catatan darinya...
".... Dear,
aku mencoba memberitaumu semalam,
tapi kamu gg memberiku peluang untuk bicara.
aku mencoba memberitahumu kabar gembira tapi kau takut tuk mendengarnya.
aku coba tuk tersenyum padamu tapi kau sambut senyumku penuh kebencian.
Sekarang keadaanku terlalu payah dan semakin lemah..
Aku minta maaf karena tak bisa menemuimu hari ini.
Aku tulis surat ini dari rumah sakit. aku udah gg punya waktu.
aku minta maaf karna baru memberitahumu sekarang.
Aku juga minta maaf untuk perselisihan dan kesilafan antara kita.
Kamu sahabat yang baik.
Aku janji akan terus memperhatikan kamu.
Salam kasih sayang..."
Kamupun berlari ke rumah sakit untuk meminta maaf padanya.
tapi hanya ibunya yang ada disitu.
Ibuna menutup mukanya dengan kedua belah tangannya,
dan diapun menangis...
Beliau berlutut dan berdoa supaya ALLAH mengembalikkan anaknya...
***
PERSAHABATAN.
ada kala baik dan buruk. dan kadangkala kamu perlu meminta maaf sebelum orang lain melakukannya dulu..
Sebab siapapun tak tau apa yang terjadi besok..
Posted by Kharissa Widya Kresna at 03.48 0 comments
Labels: Artikel, Belajar Hidup, Kepedulian - Kemanusiaan, Tulisan Bebas
