Rabu, 07 Maret 2012

Kita TIDAK Perlu Menebang Pisang untuk Menyelamatkan Rumput. #EdisiKMD

Ini yang saya dapat selama ikut KMD.
KMD. Kursus Mahir Dasar untuk Menjadi Pembina Pramuka.
Keren? Jelas. PGSD punya.
:bigsmile
Kembali pada keadaan saya yang lebih cenderung memilih untuk mencoret-coret menuliskan sesuatu yang tidak penting daripada menuliskan catatan materi, saya tertarik pada satu kalimat ini:
'..Salah satu metode aman dan tidak merusak alam ketika pembuatan api unggun adalah dengan mencabut rumput disekitar area api unggun beserta tanahnya, kemudian di-area tersebut ditaruh batang pisang untuk tempat pembakarannya..'

Dan... Sreeettt..
otak saya tiba-tiba bekerja.
Kenapa harus batang pisang?
kenapa harus mencabut batang pisang untuk menyelamatkan kehidupan rumput?
Cinta alam darimana kalau membunuh satu tumbuhan itu demi tumbuhan lain?
maksudnya gini, apa gunanya kita menyelamatkan nyawa makhluk hidup dengan mengorbankan nyawa makhluk hidup lain?

Mungkin pemikiran saya salah.
Tapi saya bukannya ingin membahas itu, tapi saya ingin menganalogikan kalimat tersebut dalam hidup kita.
kita tidak perlu mengorbankan pisang untuk menyelamatkan rumput.
Maksud saya, kita tidak perlu mengorbankan hal yang lebih besar untuk keterpurukan kita karena masalah sepele.
Mulai mengerti arah pembicaraan saya?
Ya.
Benar. Dalam hal yang kita lakukan kita harus rasional memikirkan segala kemungkinan.
Dan saya rasa, kita-pun pasti juga sudah bisa mempertimbangkan resiko yang kita hadapi.

Pernah sakit hati sampai badmood se-badmood-badmoodnya?
Pernah sedih sampai nangis se-sedih-sedihnya?
Pernah bingung mikirin masalah sampai se-pusing-pusingnya?
Apa yang kita lakukan?
Berdiam diri dan membiarkan hari berlalu dengan duduk nungguin ada orang yang menayakan kabar kita?
Teman, nggak begitu caranya.
Saya pikir bahwa melewatkan semuanya yang bisa kita raih hanya karena kita sedang berada dalam keadaan yang tidak stabil itu merugikan sekali.
Contohnya gini, malam ini kamu bertengkar hebat sama pacar kamu. kamu sedih se-sedih-sedihnya, sampai lupa waktu buat tidur padahal besoknya ada seleksi fungsionaris HMJ atau ada lomba.
Karena kamu sedih kamu lebih milih begadang menyesali kesalahpahaman kamu sama dia.
besoknya telat bangun, kondisi nggak fit, seleksi mggak maksimal, dan sebagainya.
Hingga pada akhirnya kamu nggak lolos seleksi HMJ atau jadi finalis di lomba itu.
itu hanya satu contoh. dalam hidup kita, ribuan kejadian semacam ini banyak terjadi dengan kasus yang berbeda.

Inilah yang saya bilang kamu memotong tanaman pisang hanya untuk menyelamatkan rumput.
Kamu mengorbankan hal yang jauh lebih besar dari masalah yang menyandungmu saat ini.

Saya sedang dalam keadaan seperti ini.
Saya tidak tau apakah keputusan yang saya buat benar atau salah.
Saya tidak tau apakah pilihan yang saya buat benar atau salah.
Tapi bukankah ada pepatah yang mengatakan bahwa
Kehidupan Anda yang sekarang ini adalah kumulatif dari pilihan-pilihan yang anda buat saat ini.
Jadi saya memberanikan diri mengambil suatu keputusan yang sangat menyakitkan untuk saya.
Tapi saya percaya, apapun yang saya pilih nantinya pasti akan memberikan dampak yang positif baik untuk saya atau orang yang bersangkutan.

Teman, keadaan itu tidak pernah berpihak pada kita.
Tidak pernah.
Tapi bukan berarti kita tidak bisa membuat pilihan yang benar untuk meminimalisir segi negatifnya.
Teman, jika kamu sedang terpuruk sekarang, Berdirilah. Tolong berdirilah.
Sudah terlalu lama kamu tersungkur dan membiarkan banyak hal menyenangkan untuk menggantikan kesedihanmu.
Percayalah bahwa yang baik akan kembali baik padamu, seburuk apapun kondisinya saat ini. Yang pasti itu terjadi setelah kamu mengusahakannya semaksimal mungkin.
Selanjutnya percayakan semua pada tangan yang berwenang dalam menilai usaha dan keadaanmu yang sesungguhnya. semua sudah akan ada yang mengaturnya untukmu.
Jadi, kita tidak perlu menebang pisang untuk menyelamatkan rumput bukan?
Bukan karena rumput tidak berarti,
Tapi karena kita tidak boleh membuang manfaat tanaman pisang hanya untuk rumput yang sudah layu.

Salam Sayang. :)

0 comments:

 

Blog Template by YummyLolly.com - RSS icons by ComingUpForAir